Merdeka yang Ke-76

17 Agustus 1945 merupakan momentum yang sangat dirindukan oleh bangsa Indonesia saat itu, dimana Indonesia benar-benar ingin terbebas dari belenggu penjajahan.

Kita patut bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bangsa yang selalu mendapat rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita tetap bersatu dan terus berjuang untuk menjadi bangsa yang maju sampai detik ini.
Kita juga bersyukur pada para pahlawan dan pendiri bangsa yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Mengingat sebuah perjalanan sejarah proklamasi kemerdekaan, Bangsa Indonesia memiliki perjuangan yang tinggi dan bahkan pada detik-detik proklamasi ada sebuah ucapan yang menggema,

Sekarang, Bung, sekarang….!” rakyat berteriak. “nyatakanlah sekarang….” Setiap orang berteriak kepadaku. “Sekarang, Bung…ucapkanlah pernyataan kemerdekaan sekarang, hayu, Bung Karno hari sudah tinggi ..hari sudah mulai panas…rakyat sudah tidak sabar lagi. Rakyat sudah gelisah, rakyat sudah berkumpul. Ucapkanlah proklamasi.” Badanku masih panas, akan tetapi aku masih dapat mengendalikn diriku. Dalam suasana dimana setiap orang mendesak, anehnya aku masih berpikir tenang.
(Kutipan buku Bung Karno yang berjudul penyambung Lidah Rakyat hal 33-35)

Semangat para golongan tua dan golongan muda terus memberikan dorongan kepada Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

Itu dulu, kemerdekaan di raih dengan proses perjuangan yang panjang dan berdarah.
Lalu bagaimana dengan saat ini, apa makna kemerdekaan RI bagi bangsa Indonesia?

Makna proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia adalah sebagai jembatan atau pintu gerbang bagi bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat adil, maju dan makmur. Artinya kemerdekaan adalah satu fase penting yang harus dilalui untuk meneruskan perjuangan ke fase berikutnya yaitu dapat mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan.

Mari kita sebagai generasi penerus bangsa menjadikan momen kemerdekaan untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan demi menuju kemajuan bangsa.

Untuk menjadi pribadi dan bangsa yang maju diperlukan sebuah kejujuran, ketulusan dan kedewasaan dalam melihat masa lampau terutama proses perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan kita dalam berjuang untuk menuju Indonesia merdeka.

Dalam kejujuran dan saling memahami itulah kita sebagai generasi bangsa bisa saling bersatu, saling percaya untuk berjuang bersama menuju INDONESIA MAJU, MAKMUR, DAN SEJAHTERA.

Semoga dengan perjalanan kemerdekaan bangsa yang menginjak 76 tahun kita menjadi bangsa yang semakin bijak dalam kehidupan bebangsa dan bernegara.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIAKU KE-76

Oleh:
Ibu Ummu Mahmudah, S. Pd
Guru Sejarah SMA Muhammadiyah 1 Babat

hutri #Merdeka #Dirgahayu #SekolahKader #SekolahKreatif #SekolahInovatif #MuhibaSaja #HobiBerkarya #TradisiJuara #RaihPahala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *