SMA Muhammadiyah 1 Babat
Berita Sekolah

Kembali Berinteraksi Tanpa Layar, SMA Muhammadiyah 1 Babat Terapkan Program Satu Hari Tanpa Gawai

Kembali Berinteraksi Tanpa Layar, SMA Muhammadiyah 1 Babat Terapkan Program Satu Hari Tanpa Gawai
Babat, 31/08/2026 — SMA Muhammadiyah 1 Babat menerapkan program “Satu Hari Tanpa Gawai” sebagai bagian dari pembiasaan siswa dalam menggunakan teknologi secara bijak.

Program ini dilaksanakan satu kali dalam sepekan, dengan menetapkan satu hari khusus bagi siswa untuk mengurangi penggunaan gawai selama berada di lingkungan sekolah.

Program tersebut diterapkan sebagai respons terhadap semakin dekatnya kehidupan siswa dengan teknologi. Penggunaan gawai yang tidak terkontrol dinilai dapat mengurangi interaksi langsung antarsiswa, sehingga sekolah berupaya menciptakan ruang bagi siswa untuk berkomunikasi, bersosialisasi, dan membangun hubungan secara langsung.

Pada hari yang telah ditentukan, siswa dibiasakan untuk menyimpan dan tidak menggunakan gawai selama kegiatan di sekolah berlangsung. Waktu yang biasanya digunakan untuk bermain atau mengakses gawai dapat dialihkan untuk berinteraksi dengan teman, berdiskusi, membaca, maupun mengikuti aktivitas pembelajaran secara lebih aktif.

Menurut Bapak Ali Ahmadi, guru Mapel Informatika kelas 12 SMA Muhammadiyah 1 Babat, program tersebut bukan bertujuan untuk menjauhkan siswa dari teknologi, melainkan membentuk kebiasaan menggunakan teknologi secara seimbang.

“Program ini bukan berarti kita menolak teknologi. Justru siswa perlu belajar bahwa teknologi harus digunakan sesuai kebutuhan. Dengan adanya satu hari tanpa gawai setiap pekan, kami ingin membiasakan siswa untuk lebih banyak berinteraksi secara langsung,” ujar Pak Ali Ahmadi.

Hal serupa dirasakan oleh salah seorang siswa, Rahdi Kahlil Gibran, Ia mengatakan bahwa program tersebut memberikan pengalaman berbeda karena siswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan teman.

“Awalnya memang terasa berbeda karena biasanya kami sering menggunakan HP. Tetapi setelah terbiasa, kami justru lebih banyak berbicara dan melakukan aktivitas bersama teman,” ungkap Rahdi.

Penerapan Satu Hari Tanpa Gawai diharapkan tidak hanya menjadi aturan sementara, tetapi menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan oleh warga sekolah. Melalui program ini, siswa diajak memahami bahwa penggunaan teknologi perlu disertai dengan kemampuan mengendalikan diri dan menjaga hubungan sosial.

Dengan demikian, SMA Muhammadiyah 1 Babat berupaya menciptakan keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata. Satu hari tanpa gawai setiap pekan menjadi langkah sederhana untuk mengingatkan siswa bahwa di balik layar teknologi, masih ada komunikasi, kebersamaan, dan interaksi manusia yang perlu dijaga.
Lintang Tegar Nurani | Tim Media MUH1BA | 31 Aug 2026
SMA Muhammadiyah 1 Babat WhatsApp Gebyar 2026
English
Reuni Alumni 2026