SMA Muhammadiyah 1 Babat
Agenda

Membentuk Jiwa Pemimpin Melalui Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS)

Membentuk Jiwa Pemimpin Melalui Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS)
“Setiap orang adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya”.

Menjadi seorang pemimpin identik menjadi seorang teladan bagi orang-orang yang dipimpinnya. Dalam Islam setiap orang adalah pemimpin. Mengingat tugas berat yang harus diemban oleh seorang pemimpin maka seorang pemimpin harus memiliki kepribadian sebagaimana kepribadian yang dimiliki oleh Rasulullah SAW.

Pimpinan Ranting SMA Muh1ba melaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Siswa yang bertempat di desa Banaran, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang 06-08 November 2020. Sebelum pemberangkatan, apel dilaksanakan dan dibina langsung oleh kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan LKS ini diikuti dengan baik dan penuh tanggung jawab. Untuk itu tema LKS pada tahun ini adalah “Transformasi Nilai Ikatan, Guna Meneguhkan Loyalitas dan Kapabilitas Kader”.

Tema tersebut dibuat dengan tujuan untuk membentuk karakter kader IPM supaya kelak menjadi pemimpin yang tangguh, andal, dan memiliki dedikasi tinggi.

3 bus mini memberangkatkan kami pada pukul 09.00 hingga menginjak lokasi tujuan pada pukul 13.30. Pada hari pertama, kami disambut dengan kegiatan yang cukup menyenangkan. Bermain game dan berdiskusi bersama sama. Riuh suara tawa terdengar dari para kader, pertanda mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang terlaksana.

Tepat pada pukul 17.00 kami digiring untuk bersiap siap melaksanakan sholat magrib berjamaah di masjid. Kemudian disusul dengan penyampaian kultum oleh ipmawati yang bertugas sesuai jadwalnya. Hidangan makan malam sudah tersedia ditengah aula, dengan segera kami serentak langsung melahapnya bersama sama. Tak lama, terdengar tabuhan bedug masjid dan adzan yang saling bersahutan di telinga. Tanpa berpikir panjang, kami bergegas untuk melaksanakan sholat isya berjamaah. Dilanjutkan dengan materi, hingga pukul 22.00 kami dibawa ke alam mimpi.

Pada hari ke-2 kami berkunjung ke Wisata Pujon. Disana kami melaksanakan serangkai kegiatan atas bimbingan kakak ipmawan dan ipmawati. Kami dan mereka lebih menikmati kegiatan dengan canda tawa untuk menghilangkan rasa lelah di hari sebelumnya.

Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah berwawancara dan haring sharing guna lebih mengenal masing masing bidang dan keluarganya.
Sampai pada hari ke-3, kami belajar materi bersama orang hebat sebagai pematerinya. Beliau berhasil menampar sekaligus menghipnotis kami melalui motivasi motivasi yang disampaikannya. Hingga waktunya tiba, kami berada di ujung waktu hari ke-3. Tangis kecil mulai menyelimuti keadaan, dikala lagu sayonara dikumandangkan. Terlihat jelas di pelupuk mata bahwa kami enggan melepaskan para kakak IPM yang hendak menyelesaikan amanahnya di organisasi masa SMA.

Selain itu, rasa gelisah hendak meninggalkan lokasi yang penuh cerita itu pula. Akhirnya, tanpa rasa enggan dan hati yang begitu gembira kami dituntun perlahan meninggalkan barak menuju kendaraan pulang.
Kegiatan LKS memberi kami banyak pengajaran, pengalaman, dan pengetahuan. Meski harus mengikuti serangkaian kegiatan yang cukup melelahkan, tidak menjadikan kami untuk berburu buru pulang. Karena LKS memang memberi pelajaran yang sangat berharga tentang pentingnya berkerjasama dalam keluarga. Serta, pengalaman lain yang bisa dijadikan bekal kelak di masa depan.
IPM MUH1BA, JAYAAA!!!
Jessy Nora Sandy (Kader IPM MUH1BA 2020) | Tim Media MUH1BA | 18 Oct 2025
SMA Muhammadiyah 1 Babat WhatsApp Gebyar 2026 Reuni Alumni 2026